Langsung ke konten utama

Postingan

Idul Adha Jatuh pada 27 Mei: Berikut Hukum Salat dan Lafaz Niatnya

  Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Selain menjadi momen ibadah kurban, tanggal tersebut juga masuk daftar libur nasional. Bagi umat Islam, Idul Adha identik dengan pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Ibadah ini dilaksanakan setiap 10 Zulhijah dan merupakan salah satu syiar besar dalam ajaran Islam. Pelaksanaan salat Id dan penyembelihan hewan kurban tidak hanya memiliki dimensi ritual keagamaan, tetapi juga mengandung nilai sosial, spiritual, dan kemanusiaan.  Lalu, apakah salat Idul Adha wajib dilakukan? Mengacu penjelasan dari NU Online, hukum salat Idul Adha adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Meski tidak wajib, Ibadah ini sangat penting karena Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya sejak disyariatkan pada tahun kedua setelah hijrah hingga akhir hayat beliau. Anjuran ini juga ditegaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Kautsar berikut: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2) Art...

Halaqoh Pelajar Ke-1 PAC IPNU IPPNU Sukorejo Jadi Ajang Penguatan Kader dan Pelatihan SIPADU

Sukorejo — Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Sukorejo menggelar Halaqoh Pelajar Ke-1 di MTs NU 28 Bringinsari pada Ahad (24/5/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut diikuti pelajar NU se-Kecamatan Sukorejo dari tingkat ranting maupun komisariat. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan kader pelajar NU melalui forum diskusi, pelatihan, dan kajian keorganisasian.  Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama Desa Bringinsari turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua Tanfidziah PRNU Desa Bringinsari, Ketua PR Muslimat NU, Ketua PR GP Ansor, dan Ketua PR Fatayat NU Desa Bringinsari. Selain itu, hadir pula Ketua PAC IPNU Kecamatan Sukorejo, Naufal Khabib Ramadhani beserta jajaran pengurus PAC IPNU IPPNU Sukorejo lainnya. Ketua PAC IPNU Sukorejo, Naufal Khabib Ramadhani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa halaqoh pelajar merupakan wadah strategis untuk membentuk kualitas kader IPNU dan IPPNU di Kecamatan Sukorejo...

CHAPTER 1 : Hal yang Biasa

  CHAPTER 1 Hal yang Biasa “…karena manusia lebih sering menjalani hidup daripada memikirkannya.”   Shopian tidak pernah benar-benar memikirkan hidupnya. Ia bangun pagi seperti kebanyakan orang, lalu pergi kuliah. Ia duduk mendengarkan dosen berbicara selama berjam-jam tentang hal-hal yang mungkin akan terlupakan beberapa minggu kemudian. Setelah itu, ia pulang pada sore hari, bermain ponsel hingga malam, lalu tidur. Keesokan harinya, semua itu terulang kembali.  Semua orang juga melakukannya. Mungkin karena semua orang melakukannya, tidak ada yang merasa perlu dipertanyakan apakah hidup memang seharusnya seperti itu. Shopian juga tidak pernah bertanya. Ia bukan tipe orang yang gelisah memikirkan masa depan atau sibuk mencari makna hidup. Teman-temannya mengenalnya sebagai sosok yang cukup santai. Ia tertawa ketika yang lain tertawa. Ia ikut nongkrong jika diajak. Ia menjalani hari-harinya tanpa banyak protes. Akan tetapi, belakangan ini, terutama pada ma...

Pererat Silaturami , PAC IPNU IPPNU Patebon Gelar Majelis Pelajar ke 7 di Margosari Patebon

PATEBON – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Patebon kembali menggelar kegiatan rutin Majelis Pelajar ke 7. Acara yang dikemas bersamaan dengan selapanan rutin ini bertempat di Masjid Al Muttaqin, Desa Margosari, Kecamatan Patebon, pada Sabtu malam (23/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh kader-kader IPNU dan IPPNU dari pimpinan ranting  se-Kecamatan Patebon. Selain sebagai wadah pengajian dan pembacaan maulid bersama, agenda utama dari Majelis Pelajar edisi ketujuh ini adalah bentuk silaturahmi dan penyampaian beberapa agenda terdekat yang akan diselenggarakan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Patebon. Ketua PAC IPNU Patebon, Rekan Krisna Aditya, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas konsistensi pengurus  dalam merawat kegiatan Majelis Pelajar hingga mencapai putaran ketujuh. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang-ruang pertemuan seperti ini sebagai sarana konsolidasi organisa...

Momentum Hari Buku Nasional, IPNU Kendal Dorong Pelajar NU Tingkatkan Budaya Membaca

Peringatan Hari Buku Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting bagi para pelajar untuk kembali meneguhkan budaya literasi di tengah derasnya arus digitalisasi. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kendal menilai buku tetap menjadi peran sentral dalam membentuk kualitas intelektual dan karakter generasi muda. Di tengah kebiasaan generasi muda yang semakin sibuk dengan pekerjaan dan media sosial, budaya membaca menjadi tantangan sekaligus kebutuhan yang mendesak. Buku tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga mampu melatih kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun kedalaman analisis dalam memahami berbagai persoalan. Sekretaris PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kendal, M. Yulian Nur Ichsan, mengatakan bahwa Hari Buku memiliki keterkaitan erat dengan nilai dasar organisasi IPNU yang tertuang dalam trilogi “belajar, berjuang, dan bertakwa.” Menurutnya, konsep belajar dalam IPNU tidak semata-mata dimaknai se...

Pelatihan Administrasi dan Persidangan PC IPNU-IPPNU Kendal Resmi Dibuka, Siapkan Kader Tangguh Hadapi Perubahan Zaman

Pelatihan Administrasi dan Persidangan PC IPNU-IPPNU Kendal Resmi Dibuka, Siapkan Kader Tangguh Hadapi Perubahan Zaman Kendal — Pengurus Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Kendal bersama DKC CBP KPP Kabupaten Kendal resmi membuka kegiatan Pelatihan Administrasi dan Persidangan pada Ahad (17/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Joglo Asrama Kaweruh Sport Center Al Muchsin Pegandon dan diikuti kader dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta DKAC se-Kabupaten Kendal. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan tertib administrasi organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan kader dalam menguasai teknis persidangan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penguatan komunikasi dan silaturahmi antarkader IPNU-IPPNU maupun CBP KPP di Kabupaten Kendal. Dalam sambutannya, Samsul Mu’arif menegaskan bahwa organisasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai aktivitas seremonial semata. Menurutnya, kader harus mampu membangun relasi dan memperluas jaringan organisas...

Menyambung Sanad Perjuangan, Kader IPNU-IPPNU Desa Wonosari Ziarah ke makam KH.Chumaidi Umar.

Patebon, 14 Mei 2026 – Pasca sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Mandiri beberapa waktu lalu, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Wonosari Patebon mengadakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang kedua. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk ziarah bersama dan napak tilas tokoh ulama di Maqbaroh KH Chumaidi Umar pada Kamis pagi  (14/5). Acara ini diikuti oleh seluruh alumni Makesta Mandiri PR IPNU-IPPNU tahun 2026. Kehadiran para kader kader baru IPNU-IPPNU  ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritualitas serta mengenal lebih dekat sejarah perjuang ulama di Kendal, khususnya yang berada di wilayah Desa Wonosari. Ziarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan upaya refleksi bagi para anggota baru IPNU-IPPNU. Panitia pelaksana menekankan bahwa memahami biografi dan jasa KH Chumaidi Umar sangat penting agar kader memiliki landasan ideologis yang kuat dalam be...